Ilustrasi Thinkstock

FirstIndonesiaMagz.id – Wanita menjadi lebih sensitif saat premenstrual syndrome (PMS) sehingga mudah sekali marah dan bagi pria jika menghadapi pasangannya yang tengah PMS mungkin akan merasa dongkol.

Menariknya, mengapa wanita mudah sekali marah ketika PMS?, diperoleh dari kumparan, ini dia tiga alasan ilmiahnya!

  1. Faktor Hormon
    PMS atau premenstrual syndrome merupakan gejala atau kondisi yang dialami perempuan yang akan mengalami menstruasi.
    PMS cenderung muncul disertai rasa sakit secara fisik maupun non-fisik.

Saat PMS, kadar hormon estrogen pada perempuan mengalami fluktuatif, itulah yang membuat kondisi fisik dan psikis perempuan mengalami perubahan. Mengapa demikian? Karena hormon tersebut dapat menjangkau kadar paling tinggi, terlebih saat fase ovulasi atau lepasnya sel telur.

Perubahan tersebut juga akan memengaruhi suasana hati. Apalagi, kadar hormon estrogen saat PMS itu tidak dapat diperkirakan, bisa saja tinggi dan bisa saja menurun.

  1. Pengaruhi Otak
    Saat PMS kinerja otak juga akan terganggu, suasana hati pun tak luput mengalami perubaban.

Banyaknya hormon estrogen pada tubuh memengaruhi produksi endorfin yang menjadi salah satu unsur inti pada otak dalam mengatur rasa kenyamanan atau kesenangan.

Akibatnya produksi hormon endorfin juga akan memengaruhi hormon serotonin. Jika kadar serotonin terganggu, itu akan berpengaruh pada suasana hati, pola tidur, dan nafsu makan.

Pada saat itulah perempuan yang tengah mengalami PMS bakal merasa sangat sensitif dan menjadi mudah marah.

Rata-rata wanita yang tengah PMS mudah tersinggung, mengalami kecemasan berlebihan, dan rentan depresi ketika kadar hormon estrogen pada tubuh naik-turun.

  1. Faktor Eksternal
    Faktor eksternal juga mempengaruhi wanita saat PMS sehingga mereka mudah sekali marah.

Misalnya saja ketika cuaca tengah mendung saat mengalami PMS, cuaca dapat memengaruhi mood perempuan saat PMS.

Faktor eksternal lainnya, misalnya ada suatu hal dari orang lain yang memang tidak bisa ditolerir sehingga membuatnya marah, dan lain sebagainya.

Itulah tiga alasan ilmiah, mengapa wanita sensitif dan mudah marah saat PMS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here