FirstIndonesiaMazg.id– Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Makassar terus mengintensifkan operasi pencarian terhadap pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/01). Fokus pencarian diarahkan ke kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sesuai dengan titik koordinat terakhir yang diterima.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya telah mengerahkan 25 personel yang dibagi ke dalam tiga regu untuk melakukan penyisiran di area yang diduga menjadi lokasi terakhir pesawat.
Selain mengerahkan personel, Kantor SAR Makassar juga membawa berbagai peralatan pendukung, di antaranya drone untuk pemantauan udara, truk personel, serta kendaraan rescue guna menjangkau medan sulit. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih terus melakukan pencarian untuk memastikan posisi pesawat dan kondisi seluruh penumpang serta awak di dalamnya.
Di sisi lain, sebuah dokumen manifes resmi telah dirilis dan mengungkap identitas 11 orang yang diduga berada di dalam pesawat. Data tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian informasi bagi pihak keluarga sekaligus memperkuat fokus operasi pencarian.
Adapun daftar awak pesawat adalah sebagai berikut:
- Kapten Pilot: Andy Dahananto
- First Officer: Yudha Mahardika
- Pilot Latih: Sukardi
- Petugas Operasi Penerbangan: Hariadi
- Teknisi Penerbangan: Franky D. Tanamal
- Teknisi Penerbangan: Junaidi
- Pramugari: Florencia Lolita
- Pramugari: Esther Aprilita S.
Sementara itu, tiga penumpang yang tercatat dalam manifes adalah:
- Deden
- Ferry
- Yoga
Basarnas menegaskan operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga ditemukan titik terang mengenai keberadaan pesawat beserta seluruh penumpang dan awaknya.





























