FirstIndonesiaMagz.id– Harga Bitcoin melonjak ke level tertinggi dalam 13 pekan setelah muncul laporan mengenai peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Pada perdagangan Rabu malam (6/5) WIB, Bitcoin sempat menyentuh level US$82.834 sebelum akhirnya kembali bergerak di kisaran US$81.000.
Kenaikan tersebut dipicu sentimen positif pasar menyusul kabar bahwa Iran akan memberikan respons terhadap proposal damai yang diajukan AS pada Kamis waktu setempat. Isu mengenai potensi gencatan senjata, termasuk kemungkinan dibukanya kembali jalur distribusi minyak di Selat Hormuz, dinilai mampu meredakan ketegangan geopolitik global.
Pasar kripto diketahui sangat sensitif terhadap perkembangan konflik internasional. Saat situasi geopolitik memanas, investor cenderung menghindari aset berisiko seperti kripto. Sebaliknya, peluang perdamaian biasanya memicu kembalinya minat investor terhadap aset digital.
Momentum penguatan Bitcoin semakin terasa setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan dengan Iran berjalan “sangat baik”. Pernyataan tersebut sempat mendorong reli Bitcoin sebelum akhirnya tertahan.
Iran dikabarkan tengah meninjau proposal dari AS untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lebih dari satu bulan sejak memanas pada akhir April lalu. Pemerintah Iran dikabarkan akan memberikan tanggapan resmi dalam waktu dekat. Dalam memorandum tersebut berisi 14 poin sebagai dasar penghentian konflik dan pembukaan negosiasi lanjutan.
Beberapa poin penting dalam proposal tersebut antara lain pembukaan kembali jalur minyak di Selat Hormuz, penghentian serangan militer, hingga pembahasan mengenai sanksi ekonomi terhadap Iran.
Trump juga menyebut peluang tercapainya kesepakatan damai mulai terbuka. Meski demikian, ia memperingatkan bahwa ketegangan bisa kembali meningkat apabila Iran menolak proposal tersebut.
Sentimen positif tidak hanya terlihat di pasar kripto, tetapi juga merambat ke pasar energi global. Harga minyak mentah WTI dilaporkan bergerak volatil karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan normalisasi distribusi minyak apabila negosiasi damai berhasil dicapai.
Bagi pasar kripto, peluang meredanya konflik dipandang sebagai katalis positif jangka pendek. Investor kini menantikan keputusan final Iran yang dinilai akan sangat menentukan arah pergerakan Bitcoin dan aset digital lainnya dalam beberapa hari ke depan.





























