Wawancara Penjurian Indonesia Sustainability Award 2026 PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli)
Wawancara Penjurian Indonesia Sustainability Award 2026 PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli)

FirstIndonesiaMagz.id– PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem perdagangan digital yang berkelanjutan melalui implementasi ESG (Environmental, Social, Governance) yang terintegrasi dalam seluruh lini bisnis.

Pada Jumat (8/5), PT Global Digital Niaga Tbk telah mengikuti wawacara penjurian Indonesia Sustainability Award 2026, paparan disampaikan oleh Chiara Irawan selaku Head of ESG Blibli, didampingi oleh Deasy Tanjung selaku ESG Data & Reporting Lead dan Fernanda Abigail dari ESG Data & Reporting Team.

Dalam pembukaannya, Chiara Irawan menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari model bisnis Blibli dan ekosistem Blibli Tiket.

“Bagi kami, sustainability is inseparable from the business. ESG bukan program tambahan, tetapi menjadi cara kami menjalankan bisnis sehari-hari dan menciptakan dampak jangka panjang,” ujar Chiara.

Sebagai bagian dari ekosistem omnichannel commerce dan lifestyle terbesar di Indonesia, Blibli mengintegrasikan layanan perdagangan, logistik, perjalanan, gaya hidup, hingga layanan keuangan dalam satu ekosistem digital yang terhubung.

Chiara menjelaskan bahwa strategi ESG Blibli dibangun melalui tiga fokus utama: Action for Our Planet, Action for Our People, dan Action for Excellence.

Dalam aspek lingkungan, Blibli menghadirkan berbagai inovasi yang memungkinkan pelanggan ikut terlibat dalam praktik keberlanjutan.

Salah satu program unggulan adalah Take-Back Packaging, yang memungkinkan pelanggan mengembalikan kemasan bekas sekaligus mendukung program penanaman pohon. Selain itu, Blibli juga mengembangkan:

  • Green Warehouse dengan konsep bangunan ramah lingkungan
  • Program Trade-In untuk memperpanjang usia produk elektronik
  • Waste Upcycling menjadi produk bernilai guna
  • Misi Tanam Pohon melalui fitur donasi di aplikasi

“Kami ingin membuat sustainability terasa dekat dan mudah dilakukan oleh pelanggan. Karena perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama,” jelas Chiara.

Blibli juga menghadirkan fitur pilihan perjalanan ramah lingkungan di ekosistem tiket.com untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.

Hingga 2025, Blibli mencatat berbagai capaian keberlanjutan, antara lain:

  • 49% limbah berhasil digunakan kembali dan didaur ulang
  • Lebih dari 31.000 pohon telah ditanam
  • 100% waste managed dalam berbagai inisiatif keberlanjutan

Selain itu, perusahaan juga berhasil mengurangi emisi logistik melalui pengembangan opsi pengiriman hijau dan optimalisasi teknologi berbasis AI.

Dalam aspek sosial, Blibli menempatkan pengembangan manusia sebagai fokus utama. Program seperti BOLD Festival, Quantum Leap, dan IGNITE dirancang untuk membangun talenta masa depan sekaligus meningkatkan kesadaran keberlanjutan.

Blibli bersama tiket.com juga menjalankan program Inclusive Internship bagi penyandang disabilitas serta berbagai kegiatan donasi dan edukasi masyarakat.

Program pemberdayaan UMKM dan desa wisata melalui ekosistem Blibli Tiket turut menjadi bagian dari strategi sosial perusahaan.

Dalam aspek governance, Blibli menekankan pentingnya keamanan data, transparansi, dan tata kelola yang kuat sebagai fondasi bisnis digital.

Chiara menjelaskan bahwa Blibli telah memperoleh berbagai sertifikasi internasional, seperti:

  • ISO 27001:2022 untuk Information Security Management
  • ISO 27701:2019 untuk Privacy Information Management
  • PCI DSS 4.0 untuk keamanan pembayaran digital

Perusahaan juga membentuk CSIRT (Cyber Security Incident Response Team) bersama BSSN sebagai bagian dari penguatan keamanan siber.

“Kepercayaan pengguna adalah fondasi utama ekosistem digital. Karena itu, governance dan data privacy menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar,” tegas Chiara.

Implementasi ESG Blibli telah menghasilkan berbagai dampak terukur, termasuk:

  • Ribuan penerima manfaat program komunitas
  • Tingkat kepuasan program sosial mencapai 4,7 dari 5
  • Nol kasus pelanggaran privasi data dan kode etik

Menutup presentasi, Chiara Irawan menegaskan bahwa ESG akan terus menjadi arah utama pertumbuhan Blibli ke depan.

“Kami percaya teknologi harus menjadi enabler bagi keberlanjutan. Melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen bersama, kami ingin membangun ekosistem digital yang tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” tutupnya.

Dengan pendekatan ESG yang menyatu dalam operasional bisnis, Blibli menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi dapat menjadi penggerak perubahan menuju masa depan yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here