BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Banten hingga Sepekan Kedepan
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Banten hingga Sepekan Kedepan

FirstIndonesiaMagz.id– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Provinsi Banten selama sepekan ke depan, terhitung mulai 13 hingga 18 Januari 2026.

Kepala Balai Besar BMKG Wilayah II, Hartanto, mengatakan potensi peningkatan curah hujan dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang cukup signifikan. “Berdasarkan analisis kondisi atmosfer, hujan dengan intensitas sedang sampai lebat berpeluang terjadi pada periode 13–18 Januari 2026,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa.

Adapun wilayah yang diperkirakan terdampak cuaca ekstrem meliputi Kabupaten Pandeglang bagian barat dan selatan, Kabupaten Lebak bagian selatan, Kabupaten Serang bagian barat dan timur, Kota Serang, serta Kabupaten Tangerang bagian barat dan utara.

Hartanto menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipicu oleh penguatan angin monsun Asia yang bertiup lebih kuat dari normal, serta keberadaan daerah tekanan rendah di Samudra Hindia selatan Jawa Timur. Situasi ini memicu terbentuknya daerah pertemuan angin (konvergensi) di wilayah Banten.

“Selain itu, kelembapan udara yang tinggi dan kondisi atmosfer yang relatif labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif secara lokal,” katanya.

BMKG mengingatkan, kombinasi faktor atmosfer tersebut meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, hingga pohon tumbang di wilayah terdampak.

Sehubungan dengan itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan bencana. Warga diminta memastikan saluran air di sekitar permukiman tidak tersumbat, menghindari aktivitas di kawasan rawan banjir, serta mengamankan barang-barang berharga apabila terjadi peningkatan curah hujan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, serta terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG,” tutur Hartanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here