Bukan Meteor! Ini Penjelasan ITERA Terkait Sampah Antariksa Diduga Sisa Roket China Lintasi Langit Lampung
Bukan Meteor! Ini Penjelasan ITERA Terkait Sampah Antariksa Diduga Sisa Roket China Lintasi Langit Lampung

FirstIndonesiaMagz.id– Institut Teknologi Sumatera (ITERA) memberikan penjelasan resmi mengenai fenomena benda langit bercahaya yang melintas di wilayah Lampung dan sekitarnya pada Sabtu malam (4/4). Berdasarkan hasil analisis tim Sains Atmosfer dan Keplanetan bersama Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL), objek tersebut dipastikan merupakan sampah antariksa.

Melalui keterangan resminya, pihak ITERA menyebutkan bahwa objek yang terlihat kemungkinan besar adalah bagian dari roket China CZ-3B R/B (rocket body) yang kembali memasuki atmosfer Bumi. Fenomena ini terjadi akibat proses re-entry, yaitu masuknya kembali benda buatan manusia dari orbit ke atmosfer.

Ciri-ciri visual yang terekam, seperti pergerakan yang relatif lambat serta bentuk objek yang tampak terfragmentasi, menjadi indikator kuat bahwa benda tersebut bukan meteor. Saat memasuki atmosfer, gesekan yang sangat tinggi menyebabkan objek terbakar dan memancarkan cahaya berwarna oranye kemerahan, disertai suara dentuman.

Sebelumnya, fenomena ini sempat menghebohkan masyarakat di sejumlah wilayah, mulai dari pesisir utara Jawa hingga Lampung, sekitar pukul 20.00 WIB. Objek bercahaya dengan pijar api panjang tersebut memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarakat dan warganet, termasuk dugaan bahwa benda tersebut merupakan meteor, puing roket, hingga rudal.

Fenomena ini pertama kali terlihat sebagai titik cahaya terang yang melintas di langit beberapa wilayah di Pulau Jawa sebelum kemudian tampak lebih jelas di daerah Lampung. Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial turut memperkuat perhatian publik terhadap kejadian tersebut.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, hasil analisis ilmiah memastikan bahwa peristiwa tersebut merupakan kejadian alam yang berkaitan dengan aktivitas benda buatan manusia di luar angkasa, dan bukan ancaman berbahaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here