First Indonesia Magazine- Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Selatan Jawa pada Jumat (4/9) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 12.04.59 WIB.
Berdasarkan informasi BMKG, pusat gempa berada di laut, sekitar 77 kilometer tenggara Cilacap, Jawa Tengah. Gempa berada pada koordinat 8,42 derajat Lintang Selatan dan 109,02 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa tersebut dirasakan di sejumlah wilayah. Getaran mencapai skala III MMI di Kebumen, Bantul, Cilacap, Kulonprogo, dan Purwokerto. Sementara itu, Pangandaran merasakan getaran pada skala II-III MMI, sedangkan Pacitan, Sleman, dan Wonogiri mencapai skala II MMI.
Dalam pemutakhiran analisisnya, BMKG menyebut gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. BMKG menjelaskan gempa merupakan gempa menengah yang berkaitan dengan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia di bawah Lempeng Eurasia.
BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa serta tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan. *** (da)




























