FirstIndonesiaMagz.id– Indonesia kembali berduka. Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan misi perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dilaporkan gugur di Lebanon Selatan.
Prajurit tersebut adalah Praka Farizal Rhomadhon, anggota pasukan penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ia meninggal dunia setelah sebuah proyektil menghantam pos penjagaan tempatnya bertugas pada Minggu (29/3) waktu setempat.
Pihak UNIFIL menyampaikan bahwa proyektil tersebut meledak di salah satu pos pengamatan yang berada di dekat Desa Adchit al-Qusayr, wilayah Lebanon Selatan. Serangan itu diduga berkaitan dengan operasi militer yang dilakukan oleh Israel di kawasan tersebut.
Profil Praka Farizal Rhomadhon
Praka Farizal Rhomadhon merupakan prajurit TNI yang lahir di Kulon Progo pada 3 Januari 1998. Ia wafat di usia 28 tahun saat menjalankan tugas negara di luar negeri.
Dalam karier militernya, Farizal tercatat sebagai personel Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah Dam IM. Jabatan terakhir yang diembannya adalah Taban Provost 1 Ru Provost Kima.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Ia meninggalkan seorang istri, Fafa Nur Azila (25), serta seorang putri yang masih berusia dua tahun, Shanaya Almahyra Elshanu.
Selama ini, keluarganya tinggal di Asrama Militer Kima Yonif 113/JS yang berada di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Praka Farizal dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi terhadap tugasnya. Melalui akun media sosial pribadinya, ia kerap membagikan aktivitas selama menjalankan misi sebagai pasukan perdamaian di Lebanon.
Ia juga menunjukkan rasa bangga dapat menjadi bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB. Pada Mei 2025, Farizal sempat mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan tersebut.
Meski saat itu ia baru saja memiliki seorang anak yang masih balita, semangatnya untuk mengabdi kepada negara tetap kuat.
Kepergian Praka Farizal Rhomadhon menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi bangsa Indonesia yang selama ini aktif berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia.


































