Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza, Tunggu Kesepakatan Internasional
Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza, Tunggu Kesepakatan Internasional

FirstIndoesiaMagz.id– Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan kemungkinan pengiriman sekitar 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. Rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan direalisasikan apabila telah tercapai kesepakatan internasional.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan angka tersebut masih bersifat perkiraan.

“Belum, sedang dibicarakan. Tapi ada kemungkinan kita akan kurang lebih di angka 8.000 itu,” ujar Prasetyo, Selasa (10/2).

Prasetyo menambahkan bahwa pasukan Indonesia nantinya akan bergabung dengan pasukan perdamaian dari sejumlah negara lain. Namun hingga saat ini pemerintah belum menentukan lokasi penempatan pasukan di wilayah Gaza.

“Belum. Kita baru mempersiapkan diri saja kalau sewaktu-waktu sudah dicapai kesepakatan dan kita harus mengirim pasukan perdamaian tentu itu sebagai sebuah komitmen itu akan kita lakukan,” jelasnya.

Prasetyo menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung pengakuan kemerdekaan Palestina serta membantu masyarakat Gaza yang terdampak konflik.

Ia juga menyinggung keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BOP) bersama tujuh negara Muslim lainnya.

“Yang pasti berkenaan dengan masalah BOP beserta dengan seluruh turunan teknisnya itu bagian dari komitmen bangsa kita. Pertama, kita menghendaki pengakuan kemerdekaan kepada bangsa Palestina. Kedua, bagaimana kita melakukan upaya untuk membantu masyarakat di Gaza,” ucapnya.

Menurut dia, keterlibatan Indonesia dalam forum tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada upaya meredam eskalasi konflik.

Pemerintah berharap keikutsertaan Indonesia dalam misi perdamaian dapat membantu mengurangi ketegangan di Gaza serta membuka akses bantuan kemanusiaan bagi warga sipil.

“Setidaknya itu kita berharap akan mengurangi eskalasi konflik yang ada di Gaza sehingga saudara-saudara kita berkurang penderitaannya. Dengan proses tersebut bantuan-bantuan makanan bisa masuk ke Gaza, yang ini kita berharap meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” ungkap Prasetyo.

Sebelumnya, TNI juga menyatakan kesiapan untuk mengirim pasukan dengan fokus pada dukungan kesehatan dan zeni apabila mandat internasional telah diberikan.

Rencana pengiriman pasukan ini masih menunggu perkembangan diplomasi dan kesepakatan resmi di tingkat internasional. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil akan tetap berlandaskan pada prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here