
First Indonesia Magazine- Komitmen PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis kembali memperoleh pengakuan nasional. Pada ajang Indonesia Sustainability Award (ISA) 2026 yang diadakan pada Kamis (18/06) di Jakarta, InJourney berhasil meraih penghargaan dengan predikat bintang lima sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya menjalankan transformasi keberlanjutan guna memperkuat ekosistem aviasi dan pariwisata Indonesia yang lebih hijau, inklusif, dan berdaya saing.
Adapun penghargaan yang diberikan adalah ESG Excellence – BUMN, Inclusive Social Impact Award, Circular Economy Pioneer Award dan CEO Sustainability Leadership Award yang diberikan kepada Maya Watono.
Sebelum menerima penghargaan tersebut, InJourney memaparkan berbagai strategi dan implementasi ESG dalam sesi wawancara penjurian ISA 2026. Dalam presentasinya, perusahaan menjelaskan bahwa prinsip keberlanjutan telah diintegrasikan ke dalam seluruh lini bisnis sebagai fondasi dalam menciptakan nilai jangka panjang, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor aviasi dan pariwisata yang bertanggung jawab.
Dalam paparannya, jajaran manajemen InJourney menegaskan bahwa transformasi ESG diwujudkan melalui berbagai inisiatif, mulai dari pengurangan emisi karbon, efisiensi energi dan sumber daya, penguatan tata kelola perusahaan, hingga pemberdayaan masyarakat di kawasan destinasi wisata yang dikelola perusahaan.
Selain itu, InJourney terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong terciptanya ekosistem pariwisata yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. “Keberlanjutan menjadi landasan dalam setiap langkah transformasi InJourney agar pertumbuhan bisnis dapat berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar perwakilan perusahaan dalam sesi presentasi.
Selain berfokus pada aspek lingkungan, InJourney juga memaparkan berbagai program yang mendukung pengembangan destinasi wisata berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi layanan, serta penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan komitmen InJourney dalam menjadikan ESG sebagai fondasi utama untuk menciptakan industri aviasi dan pariwisata nasional yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. *** (da)

































