First Indonesia Magazine – Kereta Api (KA) Brantas relasi Blitar nyaris bertabrakan dengan sebuah truk kontainer di perlintasan sebidang JPL Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Rabu (22/7) sekitar pukul 01.45 WIB. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa itu diduga terjadi karena palang pintu perlintasan tidak menutup saat KA Brantas melintas. Akibatnya, truk kontainer tetap memasuki jalur rel ketika kereta sudah berada dalam jarak yang cukup dekat.
Berdasarkan informasi yang beredar, seorang pedagang asongan yang berada di sekitar lokasi berteriak memperingatkan sopir truk. Peringatan tersebut membuat pengemudi segera menghentikan kendaraannya sehingga tabrakan berhasil dihindari.
Video detik-detik kejadian kemudian beredar luas di media sosial dan memperlihatkan posisi truk yang berada sangat dekat dengan lintasan rel saat kereta melintas.
Dugaan awal menyebutkan palang pintu tidak menutup karena petugas penjaga perlintasan diduga tertidur. Namun, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dikonfirmasi secara resmi.
Hingga berita ini ditulis, PT Kereta Api Indonesia (Persero) maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti insiden tersebut. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan di perlintasan sebidang demi mencegah terjadinya kecelakaan. (da)





































