
FirstIndonesiaMagz.id– Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel sekaligus gudang penjualan suku cadang sepeda motor di Jalan Parakan, Kecamatan Pondok Benda, Tangerang Selatan, pada Rabu (1/4).
Peristiwa ini dengan cepat membesar akibat tiupan angin kencang yang membuat api melahap bangunan utama dan merambat ke sejumlah bangunan di sekitarnya. Asap hitam pekat yang membumbung tinggi bahkan terlihat dari jarak jauh dan menarik perhatian warga sekitar.
Dalam waktu singkat, lokasi kejadian dipadati masyarakat. Selain menyaksikan kebakaran, sebagian warga turut membantu mengevakuasi barang-barang dari bangunan yang terdampak. Api pertama kali muncul dari bagian belakang bangunan, ditandai dengan kepulan asap diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Saat kejadian, terdapat 13 mekanik yang sedang bekerja. Beruntung, seluruh pekerja berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Kobaran api yang semakin membesar akhirnya merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi, termasuk lapak pedagang helm dan penjual kelapa muda. Kondisi angin kencang turut menyulitkan proses pemadaman.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya menjinakkan api. Namun besarnya kobaran membuat sejumlah petugas sempat mengalami kesulitan, bahkan beberapa di antaranya membutuhkan bantuan oksigen akibat menghirup asap tebal.
Kapolsek Pamulang, AKP Galuh, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti.
“Dugaan awal berdasarkan keterangan saksi adalah korsleting listrik. Namun kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebabnya,” ujarnya.
Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski begitu, beberapa petugas mengalami gangguan pernapasan selama proses pemadaman berlangsung.
Kebakaran ini juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi yang sempat mengalami kemacetan parah. Aparat kepolisian kemudian berkoordinasi dengan jajaran Polres Tangerang Selatan untuk melakukan pengaturan lalu lintas hingga kondisi kembali normal.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sedikitnya lima saksi awal, termasuk pemilik usaha dan warga sekitar. Jumlah saksi diperkirakan akan bertambah seiring proses penyelidikan yang masih berlangsung.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik di tempat usaha, terutama yang menyimpan material mudah terbakar. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.































