Wawancara Penjurian Indonesia Sustainability Award 2026 PT LRT Jakarta
Wawancara Penjurian Indonesia Sustainability Award 2026 PT LRT Jakarta

FirstIndonesiaMagz.id– PT LRT Jakarta turut berpartisipasi dalam wawancara penjurian Indonesia Sustainability Award 2026 dengan memaparkan berbagai inisiatif ESG (Environmental, Social, Governance) yang dijalankan perusahaan dalam membangun sistem transportasi publik modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Paparan disampaikan oleh Retnoastuti Ratih Listyorini selaku Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan dan Yosa Merina Fahri selaku Kepala Departemen Keselamatan, Kesehatan & Lingkungan. Turut hadir dalam sesi tersebut Listia Annisa selaku Kepala Seksi Pengelolaan Lingkungan, Reza Erwandha selaku Officer Kelingkungan, serta Eleonora Lintang Hapsoro selaku Section Head Public Affair & CSR.

Dalam kesempatan tersebut, LRT Jakarta menegaskan visinya sebagai solusi mobilitas publik terbaik di Indonesia dengan menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, modern, dan terintegrasi.

Membuka presentasi, Retnoastuti Ratih Listyorini menjelaskan bahwa LRT Jakarta memandang transportasi publik bukan hanya sebagai layanan mobilitas, tetapi juga bagian penting dari upaya menciptakan kota yang lebih berkelanjutan.

“Kami percaya transportasi publik memiliki peran besar dalam menciptakan kota yang lebih inklusif, efisien, dan ramah lingkungan. Karena itu, sustainability menjadi bagian dari nafas operasional dan pelayanan kami,” ujar Ratih.

Saat ini, LRT Jakarta Fase 1A memiliki panjang lintasan 5,8 kilometer dengan rata-rata lebih dari 3.300 penumpang per hari. Sementara pengembangan Fase 1B akan menambah jalur hingga total 12,2 kilometer dengan proyeksi mencapai 80 ribu penumpang secara bertahap.

LRT Jakarta juga mengedepankan teknologi modern dalam operasionalnya, termasuk penggunaan kereta listrik, sistem Operation Control Center (OCC), Platform Screen Door (PSD), CCTV, hingga fasilitas disabilitas di seluruh stasiun.

Dalam aspek sosial, perusahaan menempatkan inklusivitas sebagai salah satu prioritas utama pelayanan publik.

Yosa Merina Fahri menjelaskan bahwa perusahaan menghadirkan berbagai fasilitas dan layanan yang mendukung kenyamanan seluruh kelompok masyarakat, termasuk perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

“Kami ingin memastikan bahwa transportasi publik dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan tanpa terkecuali,” jelas Yosa.

Berbagai fasilitas yang disediakan antara lain:

  • Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA)
  • CARLA (Care Center Layanan Sahabat LRTJ)
  • Pos kesehatan di setiap stasiun
  • Ruang tenang (quiet room)
  • Fasilitas ramah disabilitas dan pesepeda

Dalam aspek lingkungan, LRT Jakarta menegaskan kontribusinya dalam pengurangan emisi karbon melalui moda transportasi berbasis listrik.

“Sebagai transportasi publik berbasis listrik, kami berupaya menjadi bagian dari solusi mitigasi perubahan iklim di Jakarta,” ujar Yosa.

Sejak 2024, perusahaan secara rutin melakukan inventarisasi emisi gas rumah kaca dari aktivitas operasional dan perawatan kereta.

Selain itu, LRT Jakarta juga menjalankan konsep:

  • Green Train Depot
  • Green Station
  • Green Material
  • Green Office

Program ini mencakup penggunaan energi terbarukan, efisiensi energi, penggunaan material ramah lingkungan, hingga optimalisasi dokumen digital.

Salah satu inovasi unggulan yang dipaparkan adalah program Urban Farming yang dijalankan di kawasan hijau Depo LRT Jakarta sejak Januari 2024.

Program tersebut memanfaatkan lahan sekitar 4.401 meter persegi untuk greenhouse cabai, penanaman sayur dan buah, pengolahan kompos, serta budidaya ikan nila.

Program urban farming ini memberikan berbagai dampak positif, seperti:

  • Optimalisasi ruang hijau perkotaan
  • Pengurangan jejak karbon distribusi pangan
  • Pengelolaan limbah organik menjadi kompos
  • Edukasi lingkungan bagi masyarakat

LRT Jakarta juga mengembangkan inovasi EV Charging Station berbasis panel surya untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik di lingkungan perusahaan.

Inovasi tersebut sekaligus memanfaatkan material bekas seperti aki dan besi untuk mengurangi limbah konstruksi dan limbah B3.

LRT Jakarta juga aktif menjalankan donor darah rutin, program edukasi lingkungan, pengolahan sampah masyarakat, hingga sinergi penanggulangan banjir rob bersama Jakpro Group dan pemerintah daerah.

Menutup sesi wawancara penjurian, Eleonora Lintang Hapsoro menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada LRT Jakarta untuk memaparkan berbagai program keberlanjutan perusahaan dalam ajang Indonesia Sustainability Award 2026.

“Kurang lebih seluruh pemaparan sudah kami sampaikan. Semoga apa yang kami presentasikan hari ini dapat memberikan gambaran mengenai komitmen LRT Jakarta dalam menjalankan program keberlanjutan,” ujar Eleonora.

Ia juga menegaskan bahwa berbagai masukan dan insight dari dewan juri akan menjadi bahan evaluasi penting bagi perusahaan dalam memperkuat implementasi ESG ke depan.

“Tentunya seluruh masukan dari para dewan juri sudah kami catat dan akan menjadi pembelajaran serta bahan penerapan bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan program-program keberlanjutan. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, kesempatan, serta berbagai masukan yang diberikan kepada LRT Jakarta,” tutupnya.

Melalui pengembangan transportasi rendah emisi, layanan inklusif, inovasi lingkungan, dan program sosial berbasis edukasi, LRT Jakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya kota Jakarta yang lebih hijau, modern, dan berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here