FirstIndonesiaMagz.id– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyatakan sebagian besar siswa SMAN 2 Kudus yang sempat dirawat akibat dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah pulih dan diperbolehkan pulang.
Sekretaris Dinkes Kabupaten Kudus, Nuryanto, mengatakan hingga Minggu (1/2) sore masih terdapat lima siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara siswa lainnya telah dinyatakan sembuh.
“Per Minggu sore masih ada lima pasien yang dirawat. Data ini masih bisa berubah,” ujarnya, Senin (2/2).
Lima siswa tersebut dirawat di beberapa rumah sakit, yakni dua pasien di RSUD Loekmono Hadi Kudus, satu pasien di RS Mardi Rahayu, satu pasien di RS Islam Sunan Kudus, serta satu pasien di RS Sarkies Aisyiyah.
Sebelumnya, sebanyak 131 siswa SMAN 2 Kudus dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan pusing kepala setelah mengonsumsi menu MBG pada Kamis (29/1). Dari jumlah tersebut, puluhan siswa harus dirujuk ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Rumah sakit rujukan meliputi RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu, RS Kartika, RS Kumala Siwi, RS Islam Sunan Kudus, RS Aisyiyah, dan RS Sarkies Aisyiyah.
Direktur RS Islam Sunan Kudus, Ahmad Syaifuddin, membenarkan saat ini masih terdapat satu siswa yang dirawat di rumah sakitnya. Sebelumnya, terdapat tujuh siswa yang dirawat di RSI Sunan Kudus.
“Sekarang tinggal satu pasien. Namun hari ini datanya masih akan diperbarui apakah sudah diperbolehkan pulang,” katanya.
Sementara itu, Humas RS Mardi Rahayu Kudus, Dewi, menyampaikan dari tiga pasien yang dirawat, dua di antaranya sudah diperbolehkan pulang dan satu pasien masih menjalani perawatan hingga Senin (2/2).
Di RSUD Loekmono Hadi Kudus, jumlah pasien yang masih dirawat tersisa satu siswa, dari sebelumnya mencapai 18 orang.
Secara keseluruhan, dari lebih dari 100 siswa yang sempat dirujuk, tercatat 47 siswa menjalani rawat inap. Namun, kondisi kesehatan para siswa berangsur membaik berkat penanganan medis yang intensif.
Untuk menangani kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Kudus bersama TNI dan Polri segera mengerahkan armada ambulans ke SMAN 2 Kudus guna mengevakuasi para siswa ke rumah sakit terdekat.





























