First Indonesia Magazine – PT DSSP Power Sumsel memaparkan strategi penguatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui penerapan teknologi, manajemen risiko, serta berbagai program inovasi dalam sesi penjurian Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026 yang digelar secara daring, Senin (3/8).
ISEA 2026 mengusung tema “Advancing Predictive & Sustainable Safety in the Digital and Climate Era”. Ajang ini menjadi wadah apresiasi bagi perusahaan yang menunjukkan keunggulan dalam kepemimpinan K3, inovasi, budaya keselamatan berkelanjutan, transformasi digital, serta kesiapan menghadapi tantangan perubahan iklim.
Dalam penjurian tersebut, perwakilan PT DSSP Power Sumsel, Manggaranak Irfan Siomning selaku HSE Department Head, memaparkan berbagai program yang dijalankan perusahaan untuk memperkuat budaya keselamatan. Ia menjelaskan bahwa penerapan K3 tidak hanya dilakukan melalui kebijakan, tetapi juga diwujudkan dalam program yang diterapkan secara langsung di lapangan.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah penggunaan multi-sensory virtual reality (VR) untuk pelatihan keselamatan. Teknologi tersebut digunakan sejak 2024 untuk menghadirkan simulasi kondisi berbahaya di area kerja melalui visual, audio, dan efek fisik sehingga pekerja dapat merasakan situasi secara lebih nyata dalam lingkungan yang aman.
“Dengan adanya virtual reality training ini, karyawan bisa langsung melihat dan merasakan apabila dalam kondisi unsafe condition, apa yang akan terjadi,” ujar Manggaranak dalam pemaparannya.
Program VR tersebut memiliki 22 skenario kecelakaan yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan perubahan risiko di lapangan. Pelatihan juga dapat disesuaikan dengan jenis pekerjaan, termasuk bagi pekerja di bidang elektrikal maupun mekanikal, serta diikuti oleh manajemen, karyawan baru, dan kontraktor.
Selain VR, DSSP Power Sumsel menerapkan program BAGUSI yang merupakan sistem pelaporan berbasis digital untuk kondisi tidak aman dan tindakan tidak aman. Program ini mendorong seluruh pekerja dan kontraktor berperan aktif melaporkan potensi bahaya, positive finding, maupun persoalan housekeeping.
Setiap laporan kemudian dicatat dan ditindaklanjuti oleh tim terkait. Perusahaan juga menerapkan sistem penilaian berdasarkan dampak risiko, kebutuhan anggaran, dan probabilitas keberhasilan tindak lanjut. Laporan dengan nilai tertinggi diberikan penghargaan sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi pekerja.
Inovasi lainnya adalah penerapan motion detection CCTV yang dikembangkan untuk memperkuat pengawasan keselamatan. Sistem tersebut tidak hanya merekam aktivitas, tetapi juga membantu mendeteksi pergerakan pekerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), pergerakan mesin dan kendaraan, serta aktivitas abnormal di area tertentu.
Teknologi tersebut digunakan sebagai sistem pendukung bagi tim HSE untuk mendeteksi potensi kondisi tidak aman lebih awal dan mempercepat respons terhadap situasi abnormal.
Dari sisi kinerja, materi presentasi mencatat DSSP Power Sumsel telah mencapai 14.221.282 total manhours without lost time accident hingga Juni 2026. Perusahaan juga mencatat zero fatality dan zero fire accident pada periode tersebut.
Penerapan program K3 juga diperkuat melalui integrated management system yang mencakup SMK3, SMK2, ISO 9001, ISO 45001, ISO 14001, dan ISO 50001. Selain itu, perusahaan menjalankan critical risk management, contractor safety management, inspeksi peralatan kritis, pelatihan kompetensi, emergency drill, hingga program continuous improvement.
Dalam aspek keberlanjutan, DSSP Power Sumsel juga menjalankan sejumlah program lingkungan dan sosial. Di antaranya penebaran 2.000 ekor ikan di Sungai Mendis untuk mendukung biodiversitas perairan serta penanaman 1.000 pohon mangga di tiga desa sekitar wilayah operasional perusahaan.
Melalui berbagai program tersebut, DSSP Power Sumsel menempatkan keselamatan, keberlanjutan, dan pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari upaya membangun budaya K3 yang lebih proaktif dan adaptif terhadap perkembangan risiko di masa depan. *** (da)





































