Wawancara Penjurian Indonesia Sustainability AWard 2026 PT Pertamina Foundation
Wawancara Penjurian Indonesia Sustainability AWard 2026 PT Pertamina Foundation

FirstIndonesiaMagz.id– PT Pertamina Foundation turut berpartisipasi dalam wawancara penjurian Indonesia Sustainability Award 2026 dengan memaparkan berbagai program ESG (Environmental, Social, Governance) yang dijalankan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Paparan disampaikan oleh Meidina Arimbi R selaku Corporate Secretary, VP Pemberdayaan Masyarakat yang diwakili oleh Intan Nisaaul Chusna, VP Lingkungan Josep Sudiro, serta Giovani selaku Communication Expert.

Membuka presentasi, Meidina Arimbi menjelaskan bahwa Pertamina Foundation memandang ESG sebagai bagian penting dalam menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan harus dibangun melalui kolaborasi lintas sektor dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, seluruh program kami dirancang untuk menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Meidina.

Pertamina Foundation menjalankan berbagai program melalui pendekatan edukasi, inovasi energi, pemberdayaan ekonomi, hingga konservasi lingkungan yang terintegrasi.

Dalam aspek sosial, Pertamina Foundation memiliki berbagai program unggulan yang tergabung dalam PFSeries, antara lain:

  • PFprestasi
  • PFbangkit
  • PFsains
  • PFpreneur
  • PFmuda

Program PFbangkit, misalnya, berfokus pada pembinaan generasi muda untuk menciptakan inovasi sosial dan kewirausahaan berbasis masyarakat. Sementara PFpreneur mendukung pengembangan UMKM perempuan melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan.

Hingga saat ini, PFbangkit dan PFmuda telah menghasilkan:

  • 367 proyek sosial binaan
  • Lebih dari 13 ribu penerima manfaat
  • 86 unit bisnis sociopreneur
  • 100 relawan kebencanaan bersertifikat

Sementara program PFpreneur telah melatih lebih dari 6.325 UMKM dan membina 840 UMKM aktif dengan rata-rata pertumbuhan pendapatan mencapai 20 persen per bulan.

Dalam aspek inovasi dan teknologi, Pertamina Foundation menjalankan program PFsains yang berfokus pada pengembangan teknologi energi dan ketahanan masyarakat.

Program ini mencakup pengembangan:

  • PLTS
  • Biogas
  • Mikrohidro
  • Hybrid renewable energy system di berbagai wilayah Indonesia

Program energi terbarukan tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan 40 perguruan tinggi mitra di seluruh Indonesia. Hingga 2026, program energi terbarukan Pertamina Foundation telah menghasilkan:

  • 100.769 kWh energi surya per tahun
  • 6.199 m³ biogas per tahun
  • Reduksi emisi karbon sebesar 114.617 kg CO₂ per tahun
  • Penghematan biaya energi mencapai Rp166 juta per tahun

Selain itu, program ini juga memberikan dampak ekonomi berupa peningkatan pendapatan masyarakat hingga Rp834 juta per tahun.

Dalam aspek lingkungan, Pertamina Foundation menjalankan program PFLestari dan Hutan L3stari yang mengusung pendekatan nature-based solution.

Program tersebut mencakup:

  • Reforestasi mangrove dan hutan daratan
  • Perlindungan flora dan fauna endemik
  • Blue carbon initiative
  • Ketahanan pangan berbasis hutan lestari
  • Pengembangan bioenergi masyarakat

“Kami percaya bahwa pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, program konservasi kami selalu dikaitkan dengan penguatan ekonomi lokal,” jelas Josep.

Hingga saat ini, Hutan L3stari telah mencakup:

  • 1.688 hektare kawasan konservasi
  • Lebih dari 7 juta pohon tertanam
  • Potensi carbon sink lebih dari 193 ribu ton CO₂e per tahun

Program ini juga melibatkan 400 anggota Kelompok Tani Hutan dengan pendekatan pengelolaan hutan berkelanjutan.

Selain program-program tersebut, salah satu inovasi unggulan yang dipaparkan Pertamina Foundation adalah penggunaan teknologi drone, AI, dan LIDAR untuk monitoring kawasan reforestasi. Teknologi tersebut mendukung evaluasi reforestasi, juga menjadi bagian dari pengembangan carbon offset dan pelaporan keberlanjutan perusahaan.

Dalam aspek governance, Pertamina Foundation menegaskan pentingnya tata kelola dan kepatuhan dalam memastikan seluruh program ESG berjalan secara transparan dan akuntabel.

Menutup sesi wawancara penjurian, VP Lingkungan Pertamina Foundation, Josep Sudiro, menyampaikan apresiasi kepada dewan juri dan panitia atas kesempatan yang diberikan kepada Pertamina Foundation untuk memaparkan berbagai program keberlanjutan yang telah dijalankan.

“Terima kasih sekali lagi kepada para dewan juri dan panitia karena kami telah diberikan kesempatan untuk mengikuti sesi ini dan memaparkan berbagai program yang kami jalankan,” ujar Josep.

Ia menjelaskan bahwa sebagai yayasan yang berada di bawah Pertamina Persero, Pertamina Foundation berupaya untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam aspek sustainability dan pengembangan korporasi yang berkelanjutan.

“Sebagai yayasan dari Pertamina Persero, kami berupaya untuk terus memberikan kontribusi dalam sustainability dan mendukung implementasi keberlanjutan di lingkungan korporasi maupun masyarakat. Mohon maaf apabila dalam penyampaian kami masih terdapat kekurangan atau kesalahan. Kami juga sangat terbuka terhadap berbagai masukan dari para dewan juri sebagai bahan pembelajaran dan pengembangan kami ke depannya,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here