First Indonesia Magazine- PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai memaparkan komitmen dan berbagai inovasi di bidang kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) dalam sesi penjurian Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026 yang digelar secara daring, Jumat (24/7). Mengusung tema Advancing Predictive & Sustainable Safety in the Digital and Climate Era, ajang ini menjadi wadah apresiasi bagi perusahaan yang dinilai unggul dalam kepemimpinan K3, budaya keselamatan, inovasi, serta transformasi digital yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Pjs. Executive General Manager RU Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi salah satu fokus perusahaan dalam meningkatkan sistem keselamatan kerja. Menurutnya, penerapan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), merupakan langkah strategis untuk mendukung operasional yang lebih aman dan berkelanjutan.

“Tema ini sangat sejalan dengan komitmen kami dalam membangun sistem keselamatan yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga memanfaatkan transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari upaya mewujudkan operasional yang unggul dengan tetap mengutamakan aspek HSSE,” ujar Isnandhi.

Ia mengatakan, RU Dumai saat ini juga tengah mengembangkan AI Operational Safety yang dirancang untuk menghadirkan sistem keselamatan yang lebih prediktif, adaptif, dan berkelanjutan. Pengembangan tersebut diharapkan mampu membantu perusahaan mengidentifikasi potensi risiko lebih dini sekaligus memperkuat implementasi HSSE di tengah tantangan industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Manager HSSE RU Dumai, Syahrial Okzani, memaparkan bahwa penerapan HSSE di RU Dumai menunjukkan kinerja yang konsisten. Audit SMK3 perusahaan telah mencapai level Advance dengan nilai 96,39 persen, budaya HSSE berada pada level Proactive dengan skor 4,17, serta membukukan lebih dari 15,4 juta jam kerja aman tanpa kecelakaan kerja yang mengakibatkan kehilangan waktu. Capaian tersebut turut didukung oleh raihan puluhan penghargaan HSSE di tingkat nasional maupun internasional.

Untuk mendukung budaya keselamatan, RU Dumai juga menghadirkan sejumlah inovasi digital. Salah satunya HSSE SIAP, yaitu sistem penyediaan alat pelindung diri (APD) berbasis RFID melalui vending machine yang memudahkan pekerja memperoleh APD secara cepat dan terdokumentasi secara digital.

Selain itu, perusahaan mengembangkan program PREPARE untuk meningkatkan kemampuan supervisor dalam mendeteksi risiko psikososial pekerja, serta Smart Integrated Blind System (SMILE) berbasis web dan GIS yang memungkinkan pemantauan proses startup kilang secara real time guna meningkatkan keselamatan operasional dan meminimalkan potensi kerugian.

Melalui berbagai inovasi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya keselamatan melalui pemanfaatan teknologi digital, inovasi berkelanjutan, dan pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mewujudkan operasional yang aman, andal, dan berdaya saing. *** (da)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here