Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Tinjau SRT 9 di Banjarbaru
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Tinjau SRT 9 di Banjarbaru

FirstIndonesiaMagz.id– Presiden Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka peresmian 166 Sekolah Rakyat yang digelar secara hybrid di berbagai daerah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 11.24 WITA. Setibanya di area sekolah, ia langsung disambut yel-yel meriah dari para siswa SRT 9 yang mengenakan seragam khas Sekolah Rakyat berwarna merah putih lengkap dengan baret.

Dalam suasana akrab, Prabowo sempat menghampiri barisan siswa dan membetulkan seragam beberapa peserta upacara. Aksi tersebut disambut antusias para siswa yang kembali mengumandangkan yel-yel penyambutan.

Usai penyambutan, Presiden meninjau sejumlah fasilitas di lingkungan SRT 9, termasuk ruang-ruang belajar dan sarana pendukung kegiatan pendidikan.

Program Sekolah Rakyat rintisan diketahui telah dibuka secara bertahap di 166 titik sejak Juli hingga September. Lokasinya tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yakni 35 titik di Sumatera, 70 di Jawa, 7 di Bali dan Nusa Tenggara, 13 di Kalimantan, 28 di Sulawesi, 7 di Maluku, serta 6 di Papua.

Selama satu semester pada Semester Gasal Tahun Ajaran 2025/2026, tercatat sebanyak 15.945 siswa telah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Ke depan, pemerintah menargetkan jumlah sekolah ini terus bertambah hingga mencapai 500 unit dengan daya tampung masing-masing sekolah hingga 1.000 siswa.

Pada tahap awal, keberadaan Sekolah Rakyat rintisan juga telah menyerap 7.107 tenaga kerja yang terdiri atas 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan. Angka ini diperkirakan akan meningkat seiring pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang mulai dilakukan sejak 2025 di 104 lokasi di seluruh Indonesia.

Pembangunan sekolah permanen tersebut tersebar di 26 titik di Sumatera, 40 di Jawa, 3 di Bali dan Nusa Tenggara, 12 di Kalimantan, 16 di Sulawesi, 4 di Maluku, serta 3 di Papua.

Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi ini mendapat dukungan dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Pekerjaan Umum, serta PT Pos Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here