Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Magelang
Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Magelang

FirstIndonesiaMagz.id– Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (9/4).

“Besok Bapak Presiden memiliki agenda untuk meresmikan salah satu pabrik yang memproduksi kendaraan berbasis listrik,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).

Meski tidak merinci lebih lanjut mengenai pabrik yang dimaksud, Prasetyo menegaskan bahwa pengembangan kendaraan listrik merupakan salah satu langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi berbahan bakar fosil.

Menurutnya, Indonesia perlu melakukan transformasi besar dalam pola konsumsi energi, termasuk mengubah kebiasaan masyarakat yang selama ini bergantung pada bahan bakar fosil menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

“Kita harus bekerja keras untuk mengubah budaya dan cara kerja, dari penggunaan energi fosil menuju energi baru terbarukan, salah satunya berbasis listrik,” jelasnya.

Prasetyo juga menyinggung kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) yang sempat diterapkan pemerintah. Ia menilai kebijakan tersebut turut berkontribusi dalam penghematan energi, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia.

“Kondisi geopolitik internasional memengaruhi harga BBM dunia. Pemerintah saat ini terus melakukan berbagai persiapan untuk beralih ke penggunaan energi baru dan terbarukan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemerintah juga mulai mengurangi penggunaan kendaraan dinas untuk keperluan yang tidak mendesak sebagai bagian dari upaya efisiensi energi.

Selain itu, peningkatan kualitas transportasi publik menjadi salah satu fokus pemerintah agar masyarakat beralih ke moda transportasi massal yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

Prasetyo menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang menuju kemandirian energi nasional, meskipun membutuhkan waktu dan proses bertahap.

“Kita berharap secara perlahan masyarakat beralih ke transportasi massal dan ke depan Indonesia bisa mencapai kemandirian energi,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here