FirstIndonesiaMagz.id– Pada Rabu (29/04), PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MBI) telah mengikuti wawancara penjurian dalam ajang Indonesia Sustainability Award 2026. PT Multi Bintang Indonesia Tbk menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui strategi ESG (Environmental, Social, Governance) yang terintegrasi dan berdampak nyata.
Paparan ini disampaikan oleh Narendra Afian Pradipto selaku Sustainability Manager, didampingi oleh Theo Sibarani sebagai Communication Manager dan dihadiri oleh Djati Witjaksono Hadi, Juniati Gunawan serta Ummu Azizah Mukarnawati selaku dewan juri.
Narendra membuka pemaparan dengan memperkenalkan MBI sebagai perusahaan minuman terkemuka di Indonesia yang telah berdiri sejak 1931 dan merupakan bagian dari HEINEKEN Group. Perusahaan ini mengusung tujuan besar, yaitu “to brew the joy of true togetherness to inspire a better world.”
Dengan lebih dari 400 karyawan, tiga fasilitas produksi, dan delapan merek unggulan, MBI tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Sebagai perusahaan minuman terkemuka di Indonesia yang telah berdiri sejak 1931 dan merupakan bagian dari HEINEKEN Group, MBI mengusung tujuan “to brew the joy of true togetherness to inspire a better world.” Komitmen ini diwujudkan melalui kerangka global “Brew a Better World 2030” yang berfokus pada tiga pilar utama: Responsible, Social, dan Environmental.
Dalam pilar Responsible, MBI menjalankan berbagai inisiatif untuk mendorong konsumsi yang bertanggung jawab, termasuk kampanye “Low, Slow, No” serta pengembangan portofolio produk non-alkohol seperti Bintang 0.0. Perusahaan juga aktif dalam kampanye pencegahan konsumsi alkohol di bawah umur serta menyediakan informasi produk yang transparan kepada konsumen.
Pada aspek Social, MBI terus memperkuat komitmen terhadap keberagaman, kesetaraan, dan inklusi. Perusahaan telah mencapai 37% perempuan dalam posisi manajemen senior, memastikan kesetaraan upah, serta mencatat nol kecelakaan fatal di tempat kerja. Selain itu, berbagai program pemberdayaan masyarakat dijalankan, termasuk pengembangan desa terpadu, pengelolaan bank sampah, serta perlindungan kawasan pesisir.
Sementara itu, dalam pilar Environmental, MBI menunjukkan capaian signifikan menuju target net zero. Perusahaan berhasil menurunkan emisi Scope 1 dan 2 hingga 97% dibandingkan baseline 2022 serta mencapai 99% penggunaan energi terbarukan di fasilitas produksi. Selain itu, seluruh lokasi operasional telah mencapai kondisi water balanced, serta 99% limbah berhasil dialihkan dari landfill dengan 81% kemasan didaur ulang atau digunakan kembali.
“Keberlanjutan bukan hanya komitmen, tetapi menjadi inti dari strategi bisnis kami. Melalui kolaborasi dan inovasi, kami percaya dapat menciptakan dampak yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Narendra Afian Pradipto.
MBI juga memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui integrasi ESG dalam perencanaan strategis perusahaan serta pelaporan yang diaudit oleh pihak ketiga. Pendekatan ini memperkuat posisi MBI sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga keberlanjutan jangka panjang.
Melalui pendekatan global standards dan local mastery, PT Multi Bintang Indonesia Tbk terus berkomitmen untuk menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan serta menjadi bagian dari solusi bagi tantangan lingkungan dan sosial di Indonesia.
MBI mengintegrasikan ESG ke dalam strategi bisnis melalui sistem perencanaan yang terstruktur, mulai dari Strategic Planning hingga Annual Planning. Dengan tata kelola empat tingkat dan pelaporan yang diaudit pihak ketiga, perusahaan memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam setiap inisiatif keberlanjutan.
Dalam penutupnya, Narendra menegaskan bahwa ESG bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan inti dari strategi bisnis MBI.
Dengan pendekatan global standards, local mastery, Multi Bintang Indonesia membuktikan bahwa praktik keberlanjutan dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan.




























