First Indonesia Magazine – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) V Balikpapan mengikuti sesi penjurian Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom pada Senin (6/7). Ajang ini menjadi wadah apresiasi bagi organisasi yang menunjukkan keunggulan dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui kepemimpinan, inovasi, budaya keselamatan yang berkelanjutan, serta kesiapan menghadapi transformasi teknologi dan tantangan perubahan iklim.

Mengusung tema “Advancing Predictive & Sustainable Safety in the Digital and Climate Era”, ISEA 2026 menitikberatkan pada kemampuan organisasi dalam membangun sistem keselamatan yang prediktif, adaptif, dan berkelanjutan.

Dalam sesi presentasi, Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit V Balikpapan, Binsar Butar Butar, memaparkan berbagai strategi dan inovasi perusahaan dalam memperkuat implementasi keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan operasional kilang.

Binsar menjelaskan bahwa implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di RU V dijalankan melalui sistem SUPREME (Sustainability Pertamina Expectations for Management Excellence). Selain itu, perusahaan juga telah memiliki organisasi P2K3 yang disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Timur untuk mendukung pengelolaan HSSE secara menyeluruh.

“RU V dalam mengimplementasikan lima prinsip SMK3 telah menggunakan dua aplikasi, yaitu I Care dan ROEMS,” ujar Binsar Butar Butar saat sesi penjurian.

Perusahaan juga memperkenalkan slogan mitigasi risiko “ITU NAH” yang menjadi pengingat bagi seluruh pekerja untuk selalu mengidentifikasi potensi bahaya sebelum bekerja. Selain itu, penerapan “Stop Work Authority (SWA)” memberikan kewenangan kepada setiap pekerja untuk menghentikan pekerjaan apabila dinilai sudah tidak aman.

Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem keamanan kilang. Teknologi tersebut digunakan untuk mendeteksi aktivitas tidak biasa atau mencurigakan di area terbatas, sekaligus meningkatkan kecepatan respons terhadap potensi insiden melalui analisis CCTV secara real time.

Dalam membangun budaya keselamatan, RU V Balikpapan mengembangkan “Safety Leadership Program (SLP) 4.0” yang berfokus pada peningkatan kepemilikan terhadap budaya HSSE serta mendorong perilaku kerja aman. Program ini diperkuat melalui sejumlah inisiatif seperti “Family Road to Refinery (FRTR) yang melibatkan keluarga pekerja dalam memahami budaya keselamatan, Woman Positive Safety Intervention (WPSI) yang melibatkan pekerja perempuan dan istri pekerja untuk meningkatkan awareness keselamatan, serta “Safetyman Community” sebagai forum penguatan kompetensi dan komunikasi bagi safetyman kontraktor.

Komitmen manajemen juga diwujudkan melalui program Inspiration Management Morning Meet Up (IM3), di mana jajaran manajemen secara rutin turun langsung ke lapangan untuk mengamati kondisi operasional, berdialog dengan pekerja, dan mengambil keputusan berdasarkan kondisi nyata di area kerja.

Di sisi digitalisasi proses kerja, RU V mengimplementasikan HSSE Integrated Permit to Work Management System (HIPERMAN) yang mengintegrasikan seluruh proses penerbitan izin kerja dan identitas pekerja secara penuh dalam satu sistem.

Penerapan SMK3 secara konsisten turut menunjukkan hasil positif. Capaian audit SMK3 tingkat lanjutan meningkat dari 90,96 persen pada 2021 menjadi 93,37 persen pada 2025. Perusahaan juga terus memperkuat partisipasi pekerja melalui berbagai program observasi keselamatan, kampanye HSSE, safety induction, serta pelatihan dan sertifikasi kompetensi di bidang keselamatan kerja.

RU V Balikpapan juga memaparkan hasil survei kinerja HSSE periode 2024–2025 yang memperoleh nilai 4,40 atau kategori “Sangat Baik”. Sementara itu, komitmen manajemen diperkuat melalui kebijakan sistem manajemen terpadu, penerapan ROEMS, serta penandatanganan komitmen HSSE oleh jajaran manajemen.

Berbagai capaian tersebut melengkapi deretan penghargaan yang berhasil diraih RU V Balikpapan sepanjang 2025–2026, termasuk penghargaan di bidang K3, keselamatan proses, inovasi, hingga budaya keselamatan, yang menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam mewujudkan operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. *** (da)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here