PT TASPEN Perkuat Transformasi Human Capital di Ajang HCREA 2026

First Indonesia Magazine – PT TASPEN (Persero) mengikuti sesi wawancara penjurian Human Capital on Resilience Excellence Award (HCREA) 2026 yang diselenggarakan oleh First Indonesia Magazine pada Jumat (26/6). Dalam kesempatan tersebut, TASPEN memaparkan berbagai inovasi dan transformasi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi fondasi dalam mendukung pertumbuhan bisnis dan pelayanan publik yang berkelanjutan.

Human Capital on Resilience Excellence Award (HCREA) merupakan ajang corporate rating tahunan di bidang human capital yang bertujuan memetakan tantangan serta praktik terbaik dalam pengelolaan SDM di tengah pesatnya transformasi digital. Melalui ajang ini, perusahaan didorong untuk membangun organisasi yang adaptif, tangguh, dan memiliki daya saing global.

HCREA 2026 diselenggarakan oleh First Indonesia Magazine bekerja sama dengan para pakar dan profesional di bidang Human Capital, ICT, Riset, dan Inovasi. Rangkaian penilaian meliputi presentasi perusahaan, sesi wawancara bersama dewan juri, proses penilaian, hingga penetapan penerima penghargaan.

Pada sesi wawancara, materi dipresentasikan oleh Ita Wiana Astuti, Human Capital Division Head PT TASPEN (Persero). Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa TASPEN terus memperkuat peran human capital sebagai mitra strategis bisnis sekaligus agen perubahan melalui transformasi digital dan pemanfaatan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI).

Dengan visi menjadi perusahaan asuransi sosial dan dana pensiun yang unggul, terpercaya, dan berkelanjutan, TASPEN terus memperkuat ketahanan sumber daya manusia (human capital resilience) melalui strategi pengembangan talenta, pembelajaran berkelanjutan, digitalisasi, serta budaya kerja yang adaptif. Strategi tersebut menjadi landasan perusahaan dalam menghadapi perkembangan teknologi sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, TASPEN juga mencatatkan pertumbuhan aset yang konsisten seiring dengan transformasi bisnis yang dijalankan. Melalui sistem manajemen human capital yang terintegrasi, perusahaan berfokus pada pengembangan talenta, peningkatan kompetensi kepemimpinan, serta digitalisasi manajemen kinerja.

“Kami sudah menggunakan AI dalam proses bisnis dan manajemen SDM TASPEN, mulai dari rekrutmen, layanan chatbot, hingga pembelajaran berbasis AI. Pemanfaatan teknologi ini membantu kami meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mempersiapkan SDM yang lebih agile dan siap menghadapi tantangan di era digital,” ujar Ita Wiana Astuti.

Di bidang pengembangan SDM, TASPEN juga mengembangkan Human Capital Information System (HCIS) yang mengintegrasikan pengelolaan karier, talenta, komunikasi, dan sistem manajemen kinerja. Perusahaan turut menghadirkan aplikasi New Easy berbasis web dan mobile yang terintegrasi dengan SAP untuk memudahkan administrasi kepegawaian, mulai dari pengajuan cuti, lembur, pembaruan data, absensi daring, hingga monitoring pola kerja fleksibel.

“Kami telah memiliki berbagai inovasi digital untuk mendukung transformasi human capital, di antaranya Human Capital Information System (HCIS), New Easy yang tersedia dalam versi web dan mobile, serta Portal Inovasi dan Akselerasi (PIXEL). Melalui platform-platform tersebut, kami mengintegrasikan pengelolaan talenta, administrasi kepegawaian, manajemen kinerja, hingga pengembangan inovasi karyawan agar proses kerja menjadi lebih efektif, kolaboratif, dan adaptif dalam menghadapi era AI,” tambahnya.

Selain itu, TASPEN juga mengembangkan Portal Inovasi dan Akselerasi (PIXEL) sebagai wadah bagi karyawan untuk menyampaikan, mengembangkan, dan mengimplementasikan ide-ide inovatif yang mampu meningkatkan efektivitas serta efisiensi proses bisnis. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun budaya kerja yang inovatif, adaptif, dan kolaboratif guna mendukung transformasi bisnis yang berkelanjutan. *** (da)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here