Rupiah Melemah ke Rp17.001 per Dolar AS di Awal Pekan, Tertekan Lonjakan Harga Minyak
Rupiah Melemah ke Rp17.001 per Dolar AS di Awal Pekan, Tertekan Lonjakan Harga Minyak

FirstIndonesiaMagz.id– Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Senin (9/3), seiring meningkatnya sentimen risk off di pasar global akibat lonjakan tajam harga minyak dunia.

Pada perdagangan pagi di Jakarta, rupiah tercatat turun 76 poin atau 0,45 persen menjadi Rp17.001 per dolar AS.

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah dipicu kekhawatiran investor terhadap dampak kenaikan harga minyak mentah yang berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi global sekaligus mendorong inflasi. Diperkirakan pergerakan rupiah sepanjang hari ini berada di kisaran Rp16.900 hingga Rp17.050 per dolar AS.

Kenaikan harga minyak sendiri dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran dilaporkan semakin meluas, sehingga memicu kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Ketidakpastian semakin meningkat setelah Mojtaba Khamenei ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru Iran menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan meninggal dunia.

Penunjukan tokoh yang dikenal dekat dengan kelompok garis keras tersebut memperkuat persepsi pasar bahwa Iran kemungkinan tidak akan segera meredakan ketegangan dengan Amerika Serikat maupun Israel.

Eskalasi konflik ini juga berdampak pada jalur pelayaran energi strategis di Selat Hormuz, yang kemudian memicu lonjakan harga minyak dunia.

Pada pukul 07.50 WIB, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) melonjak 20,81 persen menjadi 109,82 dolar AS per barel, sementara minyak Brent naik 18,17 persen menjadi 109,53 dolar AS per barel.

Lonjakan harga minyak tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global. Kondisi ini pada akhirnya turut memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here