Sinergi BEM UPJ dan 2030 Youth Force Perkuat Kontribusi Mahasiswa dalam Gerakan Keberlanjutan
Sinergi BEM UPJ dan 2030 Youth Force Perkuat Kontribusi Mahasiswa dalam Gerakan Keberlanjutan

FirstIndonesiaMagz.id– Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (BEM UPJ) berkolaborasi dengan 2030 Youth Force Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan BEM Talks bertajuk “Tutorial Membangun Karier Hijau dari Saat Kuliah”pada 2 Mei 2026 di Aula Gedung B Universitas Pembangunan Jaya.

Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai peran penting dalam menciptakan dampak nyata serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam gerakan sosial berbasis keberlanjutan. Acara ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari seluruh program studi serta melibatkan berbagai organisasi mahasiswa.

Tidak hanya menghadirkan sesi edukatif, kegiatan ini juga memberikan dukungan konkret berupa pendanaan kepada masing-masing organisasi mahasiswa yang terlibat sebagai bentuk stimulasi program berdampak di lingkungan kampus. Dalam sesi materi, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai konsep green jobs, prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), serta strategi membangun portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri berkelanjutan. Selain itu, peserta juga didorong untuk mengembangkan proyek, karya, maupun penelitian yang dapat diimplementasikan secara nyata di masyarakat dan dunia industri.

Dalam pemaparannya, Desi Dwi Kristanto, selaku Wakil Dekan Fakultas Teknologi dan Desain UPJ, menekankan pentingnya orientasi dampak dalam proses belajar mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa dunia tidak hanya membutuhkan individu yang cerdas, tetapi juga mereka yang mampu menyelesaikan masalah dan menciptakan dampak nyata melalui ilmu yang dimiliki.

Sementara itu, Janda Aghiya Mahmud menegaskan bahwa peran anak muda dalam gerakan sosial dapat dimulai dari langkah sederhana. Menurutnya, kontribusi nyata bisa dimulai dari lingkungan terdekat, seperti kampus dan komunitas. Presiden Mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa generasi muda tidak hanya perlu memahami isu perubahan iklim, tetapi juga mengambil peran aktif dalam memberikan solusi, termasuk melalui kontribusi sejak di bangku kuliah. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Y4SDGs Roadshow yang diinisiasi oleh 2030 Youth Force Indonesia untuk meningkatkan kapasitas generasi muda terhadap isu perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan dan organisasi mahasiswa, program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kampus yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi nyata, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menghadapi tantangan sosial dan lingkungan di masa depan. (Difineita Adha Art Dapsa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here