First Indonesia Magazine – PT Softex Indonesia memaparkan berbagai strategi dan inovasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam penjurian Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026 yang digelar secara daring, Selasa (4/8).
Ajang bertema “Advancing Predictive & Sustainable Safety in the Digital and Climate Era” ini menjadi wadah apresiasi bagi perusahaan yang unggul dalam kepemimpinan K3, inovasi, budaya keselamatan, serta transformasi digital dan keberlanjutan.
Dalam sesi penjurian, Firda H. Shalihat selaku Health and Safety Asst Manager PT Softex Indonesia memaparkan berbagai program K3 yang diterapkan di Karawang Plan. Fasilitas yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, tersebut mulai beroperasi pada 2019 dan telah memiliki sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, serta ISO 45001 dengan sistem manajemen yang terintegrasi.
Salah satu penerapan teknologi yang dipaparkan adalah Integrated Storage Retrieval System (ISRS) untuk mendukung proses logistik secara otomatis. Sistem yang telah beroperasi sejak 2020 tersebut dilengkapi safety interlock device, automatic fire sprinkler, dan sensor untuk mencegah kontak antara robot dengan pekerja.
Firda menjelaskan, strategi keselamatan di Karawang Plan terbagi dalam tiga pendekatan, yakni Empower, Protect, dan Evolve. Ketiganya mencakup pengembangan kapabilitas pekerja, program reward and recognition, kepemimpinan, kepatuhan terhadap regulasi, pengelolaan risiko, penerapan standar ISO, hingga pemantauan kinerja melalui KPI dashboard.
“Di mana kita itu berupaya untuk meningkatkan safety culture kita di area kerja, menurunkan risiko bahaya, kemudian meningkatkan maturity level kita di area kerja,” ujar Firda dalam paparannya.
Untuk memperkuat budaya keselamatan, Softex Indonesia menjalankan sejumlah program, antara lain pelatihan, leadership alignment, komunikasi kepada karyawan, pre-survey dan post-survey, pertemuan P2K3, reward and recognition, serta safety observation atau Behaviour Based Safety (BBS). Sistem audit juga diintegrasikan dengan mencakup ISO 45001, ISO 14001, SMK3, dan sejumlah standar global lainnya.
Selain keselamatan kerja, perusahaan juga menjalankan berbagai program kesehatan pekerja, seperti pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol, pengukuran body mass index (BMI), pelatihan P3K, health risk assessment, serta diskusi kesehatan langsung dengan pekerja di area produksi dan maintenance. Pemeriksaan alkohol juga dilakukan bagi pengemudi dan operator alat angkat-angkut.
Dalam pengelolaan kontraktor, Softex Indonesia menerapkan Contractor Safety Management System (CSMS) untuk memastikan mitra kerja memiliki kompetensi teknis sekaligus memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja. Proses tersebut mencakup pra-kualifikasi, perencanaan, bidding, hingga monitoring dan evaluasi selama pelaksanaan proyek.
Digitalisasi juga diterapkan dalam pengembangan kompetensi pekerja melalui program OHS Training Interactive Video. Materi pelatihan ditempatkan di situs internal perusahaan sehingga pekerja dapat melakukan pelatihan secara mandiri dan mengikuti post-test untuk mengukur pemahaman. Pekerja yang memperoleh hasil belum sesuai standar akan mendapatkan coaching secara langsung.
Sementara itu, kampanye “5 Detik Sebelum Bertindak” menjadi salah satu upaya perusahaan membangun kebiasaan pekerja untuk berhenti sejenak sebelum memulai pekerjaan. Pekerja didorong memastikan kondisi area kerja aman dan tidak terdapat potensi bahaya sebelum aktivitas dilakukan.
Softex Indonesia juga melakukan sejumlah perbaikan pada keselamatan operasional, termasuk aktivitas lifting dan workplace transportation. Pada area yang memiliki potensi risiko akibat mobilisasi forklift dan pergerakan pedestrian, perusahaan melakukan penambahan railing sebagai pemisah jalur serta gate penyeberangan untuk meningkatkan keselamatan pekerja.
Paparan tersebut menjadi bagian dari proses penjurian ISEA 2026 yang menilai sejumlah aspek, mulai dari leadership, governance and safety strategy, implementation, digital safety and workforce protection, performance measurement and risk monitoring, hingga innovation, continuous improvement, dan future readiness. (da)





































