First Indonesia Magazine- Starlink, layanan internet berbasis satelit milik SpaceX, mulai menerima pesanan pelanggan di Vietnam pada Kamis (13/8). Peluncuran ini memperluas jangkauan Starlink di Asia Tenggara sekaligus menjadikan Vietnam sebagai salah satu pasar terbaru layanan internet satelit tersebut.
Berdasarkan informasi di situs Starlink, paket internet untuk pelanggan rumah tangga di Vietnam ditawarkan mulai 1,13 juta dong atau sekitar US$43 per bulan. Pelanggan juga perlu membayar perangkat keras dengan harga sekitar 8,66 juta dong.
Untuk pelanggan korporasi, biaya layanan dimulai dari 1,48 juta dong per bulan. Starlink akan mengoperasikan layanan tersebut melalui Starlink Services Vietnam, perusahaan lokal yang dibentuk pada September 2025 dengan modal sekitar 30 miliar dong.
Vietnam sebelumnya memberikan persetujuan untuk uji coba layanan Starlink pada 2025. Dalam skema uji coba tersebut, jumlah pelanggan dibatasi hingga 600.000 pengguna dan layanan dijadwalkan berlangsung hingga akhir 2030.
Pemerintah Vietnam juga telah menyetujui pembangunan empat stasiun gateway darat Starlink untuk mendukung operasional jaringan satelit tersebut di negara itu.
Dengan masuknya Vietnam, Starlink kini telah tersedia di enam negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Timor-Leste, dan Vietnam. *** (da)





































