FirstIndonesiaMagz.id– Kebakaran hebat melanda sebuah rumah dua lantai di Jalan Bukit Molin, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Senin malam (25/5). Insiden yang terjadi sekitar pukul 22.58 WIB itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api sebelum petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya tiba di lokasi sekitar pukul 23.04 WIB. Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, mengatakan unit tempur dari Pos Grudo langsung melakukan proses pemadaman setibanya di tempat kejadian.
“Unit tempur Pos Grudo tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) dan langsung melakukan pemadaman,” ujar Laksita, Selasa (26/5).
Menurut dia, kebakaran menghanguskan bangunan milik Dwi Priyo Aprianto dengan luas sekitar 8 x 12 meter di lantai satu dan 3 x 12 meter di lantai dua. Api juga melalap satu rumah satu lantai yang difungsikan sebagai hunian sekaligus bengkel motor listrik.
Diduga, kebakaran dipicu korsleting listrik dari proses pengisian daya motor listrik.
Selain bangunan rumah, empat unit motor listrik yang berada di lantai satu turut terbakar. Sementara itu, bagian lain bangunan digunakan sebagai toko sembako di lantai dasar dan kos-kosan di lantai dua.
Peristiwa ini menelan dua korban jiwa, yakni seorang perempuan berinisial S (72), ibu kandung pemilik rumah, serta MZRP (14), seorang pelajar SMP. Keduanya diduga terjebak saat kebakaran terjadi.
“Korban ditemukan di kamar mandi lantai satu dan lantai dua. Mereka tidak sempat menyelamatkan diri,” kata Laksita.
Selain korban meninggal, dua orang lainnya mengalami luka-luka. MDF (39), istri pemilik rumah, mengalami luka robek pada telapak tangan kanan. Sedangkan TS (46), istri penghuni kos, mengalami dislokasi pada kedua kakinya.
Petugas damkar sempat mengalami kendala saat proses pemadaman karena akses menuju lokasi cukup sempit. Gang di kawasan tersebut hanya memiliki lebar sekitar tiga meter sehingga kendaraan pemadam berukuran besar tidak dapat masuk mendekati titik kebakaran.
Sebanyak 17 unit pemadam kebakaran diterjunkan untuk menangani insiden tersebut. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.39 WIB, sementara proses pembasahan selesai dan situasi dinyatakan kondusif pada pukul 02.10 WIB.





























