Jakarta, FirstIndonesiaMagz.id–PT Erajaya Swasembada Tbk telah mengikuti kegiatan wawancara penjurian Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2023 pada Kamis (7/09).
Kegiatan ISEA 2023 diselanggarakan oleh First Indonesia Magazine bersama PT Indonesia Popular Mandiri. Kegiatan ini melalui beberapa tahapan, seperti wawancara penjurian, penilaian dari para dewan juri serta tahap finalnya yakni perolehan penghargaan.
ISEA 2023 menjadi kegiatan corporate rating (award) tahunan di bidang Safety dengan tujuan memetakan persoalan dan tantangan yang ada di perusahaan dalam bidang K3 atau HSSE.
Kemudian dalam kegiatan wawancara penjurian ini, hadir secara virtual Lina Frensilia selaku Head of General Affair Departement Erajaya, Rudolf Hutagalung selaku Head of Security & Litigation Deapartement Erajaya dan Yoseph Sarli selaku Manager FMTU General Affair Erajaya.
Selain itu ada pula Dedy Saptiadi selaku Manager SOSS General Affair Erajaya, Bayu Irianto Assistant Manager Data Analyst Litigation Erajaya dan Yudistera selaku Senior Staff General Affair Erajaya yang turut hadir dalam wawancara penjurian tersebut.
Lebih lanjut bila membahas K3, dikatakan Rudolf bahwa Erajaya sendiri memiliki kebijakan K3 dalam menjalankan bisnisnya.
Rudolf mengatakan dari Direksi hingga Karyawan Erajaya selalu berupaya memberikan pelayanan dengan mengutamakan kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang bermutu dan profesional, memenuhi persyaratan standar dan peraturan yang berlaku, secara konsisten dan berkesinambungan memperbaiki efektifitas dalam sistem manajemen K3 yang memenuhi persyaratan di dalam PP 50 tahun 2012.
Adapun dalam upaya memenuhinya persyaratan tersebut perusahaan senantiasa berkomitmen untuk berusaha
agar:
-Memastikan dilakukannya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai dengan PP 50 Tahun 2012 secara konsisten dalam melakukan pekerjaan di Erajaya.
-Memenuhi peraturan dan persyaratan lainnya yang berhubungan dengan jasa distribusi dan retail, penyediaan tenaga kerja serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
-Berupaya untuk mengurangi dan menghilangkan Kecelakaan Kerja, penyakit akibat kerja dan kondisi-kondisi lain yang mempunyai dampak bagi keselamatan dan kesehatan kerja.
-Mensosialisasikan kepada seluruh karyawan dan memastikan bekerja dengan aman dan membudayakan keselamatan kerja dalam bekerja. -Meningkatkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara berkelanjutan.
Disamping kebijakan K3, Rudolf juga menyebutkan terkait program P2K3.
Program tersebut meliputi Campaign K3 Kepada Seluruh Karyawan, HIRADC (Hazard Identification Risk Assesment and Determining Control), Safety Patrol,
Pelatihan P3K dan Pemadam Kebakaran, Safety induction, Pengujian Pencahayaan dan Kebisingan, Simulasi Kebakaran dan Simulasi Gempa Bumi.
Itulah sedikit banyaknya pemaparan PT Erajaya Swasembada Tbk dalam kegiatan wawancara penjurian ISEA 2023.