firstindonesiamagz.id – Puan Maharani, ketua DPR menegaskan Rancangan Undang-Undang Tindak Kekerasan Seksual (RUU TPKS) akan segera disahkan. Saat rapat pleno hasil pengambilan keputusan Badan Legislasi DPR menyetujui RUU tersebut menjadi UU. Puan mengatakan, RUU TPKS merupakan hasil kerja semua pihak dan akan menjadi bukti nyata negara hadir melindungi seluruh rakyat dari kejahatan seksual.

“RUU TPKS akan dibawa ke pembicaraan tingkat II untuk disahkan dalam Rapat Paripurna DPR terdekat. Selangkah lagi, buah dari perjuangan panjang ini akan terealisasi,” kata Puan, Kamis (7/4/2022). Dikutip dari nasional.sindonews.com

Puan menyatakan, hal tersebut sebagai bentuk komitmen bersama DPR dan Pemerintah guna memperjuangkan korban-korban kekerasan seksual yang selama ini terabaikan hak-haknya. RUU TPKS akan dibawa pada Rapat paripurna usai baleg DPR disepakati pemerintah pada pembahasan tingkat I, Rabu (6/4/2022).

“Dan tentu juga ini hasil kerja keras semua elemen bangsa yang pantang menyerah memperjuangkan RUU TPKS. Teman-teman aktivis dari berbagai kalangan, LSM, akademisi, dan pastinya seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” katanya.

“Secara khusus pengesahan RUU TPKS akan menjadi hadiah bagi kaum perempuan dalam menyambut peringatan Hari Kartini, mengingat banyak korban kekerasan seksual berasal dari kalangan perempuan,” sambung Puan.

Ia juga menyatakan, sudah ikut mengawal RUU TPKS sejak dirinya masih menjabat sebagai Menko PMK. Ia pun berterima kasih kepada seluruh pihak yang terus berpartisipasi memperjuangkan RUU TPKS hingga titik akhir.

Puan menyebut, kehadiran UU TPKS nantinya menjadi wujud keberpihakan negara dalam mencegah segala bentuk kekerasan seksual. Selain itu juga sebagai instrumen negara dalam menangani, melindungi, dan memulihkan korban kekerasan seksual serta melaksanakan penegakan hukum.

Ditambahkannya, UU TPKS pun akan menjadi payung hukum untuk merehabilitasi pelaku serta sebagai jaminan agar kekerasan seksual tidak kembali berulang.

β€œDan yang pasti sebagai pegangan untuk kita dalam mewujudkan lingkungan tanpa kekerasan seksual,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here